//
you're reading...
DiNie Syzygium Oleina, Poem

Sepasang Sepatu

Aku rindu bintang..

aku kangen bulan…

aku ingin memeluk matahari…

aku ingin melihat pelangi…

Kamu tanya..

apa yang kamu lakukan selama ini..

apakah disana tak ada yang kamu rindukan..

apa disana kamu berada dalam ruangan yang tak kau kenali..

apa juga engkau disana tak mampu memahami dimana kamu berada..

 

Aku jawab..

disini gelap..

disini mendung..

matahari dan mataku tak ingin bertemu..

siang dan malamku tak pernah berganti..

aku merindukanmu sahabat..

aku ingin melihat sinarmu..

tawamu dalam gundahku..

ceriamu dalam tangisku..

dan tegarmu dalam kekalutanku..

 

Sahabat…

kita ibaratkan sepasang sepatu…

kalau hanya satu saja, maka tidak utuh dan tidak bisa dipakai…

maka harus ada satu lagi sehingga menjadi sepasang…

 

Ah sahabat..

kamu hebat..

aku rindu kamu…

menjadi penerang kehidupanku..

telah mewarnai hidupku…

Aku bisa mengambil pelajaran dari pengalaman hidupmu…

Akankah kita bisa bertemu kembali?

 

Yah, insya Allah kita berdoa saja…

Biar Allah perantara doa kita

Kalau pun kita tak bisa ketemu kembali di dunia…

semoga di akhirat bisa bertemu…

di Syurga-Nya Allah…

 

Sahabatku…

Kita telah terbiasa merasakan hal yang sama…

jangan sampai hilang…

aku yakin, kita satu visi dan misi…

walaupun jauh, tapi sama-sama berjuang…

sama-sama memperjuangkan Diin-Nya Allah

demi tegaknya panji Islam

di bawah naungan Daulah Khilafah Rasyidah…

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: