//
you're reading...
Faktual

Cantik Itu Tak Sekedar 3B (Brain, Beauty, Behavior)

Indonesia digemparkan oleh berita kasus korupsi yang dilakukan seorang mantan Putri Indonesia 2001 yang juga memiliki profesi aktif dalam dunia perpolitikan dengan masuknya sebagai anggota partai demokrat 2004, Angelina Sondakh. Sebelumnya, para politisi dari Partai Demokrat yang juga terseret dalam kasus korupsi adalah Wafid Muharam (Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga), Mindo Rosalina Manulang (Direktur Marketing PT Anak Negeri),  M. El Idris (Manajer Marketing PT Duta Graha Indah) dan Muhammad Nazaruddin yang menjabat Bendahara Umum Partai Demokrat.

Dalam persidangan Muhammad Nazaruddin, sejumlah saksi mengatakan bahwa Grup Permai (perusahaan Nazar) menggelontorkan dana Rp 2 Milyar ke Angelina dan Rp 3 Milyar ke I Wayan Koster terkait kepengurusan proyek Kemenpora. Ketiga penangkapan ini membawa malapetaka tersendiri untuk Angelina Sondakh sehingga terdaftar menjadi tersangka korupsi uang suap proyek. Dugaan ini berawal dari jumlah kekayaan yang dimiliki Angelina Sondakh yang naik 10 kali lipat sejak Adjie Massaid meninggal dari jumlah harta dalam LHKPN pada 23 Desember 2003 Rp 618.263.000 (Rp 600 juta) dan US$ 7.500, kemudian jumlah kekayaannya mencapai Rp 6,15 miliar.

Menurut sumber internal, KPK mengantongi data  16 aliran dana ke rekening Angie. Aliran uang yang diduga hasil korupsi tersebut diterima Angie sepanjang tahun 2010. Beberapa aliran yang terungkap  adalah mengalir uang sebesar Rp 70 juta pada bulan Maret. Di bulan Mei, KPK menemukan dua bukti aliran uang ke Angie. Pada bulan Juni, KPK menemukan bukti Angie menerima tiga kali aliran dana. Pertama sebesar Rp 3 Miliar, kedua Rp 2 Miliar dan ketiga sebesar 100.000 dollar AS (Rp 900 jutaan).  Tak berhenti di bulan Juni, KPK kembali mendapatkan bukti adanya aliran uang ke Angie pada bulan Oktober. Jumlahnya mencapai Rp 3 Miliar. Hal ini didukung pengakuan pejabat KPK yang membenarkan adanya bukti aliran uang ke Angie terkait kasus korupsi di Kemenpora dan Kemendikbu (kompas.com).

Kasus ini dapat terungkap pada Jumat, 3 Februari 2012 oleh KPK yang disampaikan Abraham Samad di Gedung KPK, Jalan Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam persidangan terdakwa  kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI dan beberapa proyek di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ancaman hukuman Angelina Sondakh menurut pasal 5 Ayat (2) atau Pasal 11 atau Pasal 12 huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Di antara 3 pasal alternatif tersebut, Pasal 12 huruf a memuat ancaman hukuman paling berat.  Ancamannya, pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun ditambah denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 Miliar.

Berbeda dengan Putri Indonesia yang lain ketika selesai menjadi Putri Indonesia yang melanjutkan kehidupan menjadi artis atau selebritis seperti Alya Rohali – Putri Indonesia 1996-, Angie melanjutkan kehidupan aktif dalam dunia perpolitikan. Sejak tahun 2004, Angie terpilih sebagai Anggota DPR Republik Indonesia dari Partai Demokrat. Dalam kepengurusan partai, dia menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. Angie berhasil menunjukkan bahwa seorang Putri Indonesia tidak hanya beauty, behavior, tapi juga brain yang tinggi.

Prestasi yang dimiliki Angie tidak hanya kecantikan ketika terpilih menjadi Putri Indonesia.  Pada 17 Agustus 2002, dia meraih Penghargaan Satya Karya Kemerdekaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.  Angie berhasil membuat buku ”Kecantikan Bukan Modal Utama”. Buku tersebut memaparkan bagaimana memandang dan mengartikan kecantikan itu sendiri. Bagaimana seorang perempuan tidak menjadi budak dari kecantikan secara lahiriah menurut persepsi cantik itu sendiri. Angie juga memaparkan kekecewaan menyandang gelar Putri Indonesia, yang dominasi kegiatannya menjual kecantikan secara lahiriah, seperti demo kecantikan di Mall. Menurut Angie, seorang Putri Indonesia memiliki fungsi utama untuk mengabdi kepada masyarakat. Angie mengkritik adegan merokok dan french kiss yang dilakukan Nadine – Putri Indonesia 2005-  yang meruntuhkan sosok Putri Indonesia yang menjadi icon para remaja untuk turut melestarikan budaya bangsa dan identitas bangsa. Seorang Putri Indonesia harus menjadi inspirasi dan motivasi remaja putri Indonesia pada umumnya. Remaja yang berani memegang luhur budaya bangsa, dengan mengedepankan nilai luhur ”Perempuan Timur’. Karena pada hakekatnya kecantikan seseorang wanita terpancar dari kebaikan hati (inner bauty).

Kini, sang puteri berada di jeruji besi. Sebaik budi pekertinya Angie dan secerdas daya kritisnya juga tidak mampu menahan arus gelombang liberalisme. Dalam liberalisme yang berlandaskan sistem kapitalisme, pemahaman cantik adalah yang nampak dari luar berupa 3B ( Brain, beauty dan behavior). Wanita dikatakan cantik bila memiliki brain yang tinggi, sehingga mereka mengejar karir dengan mengedepankan kecerdasan. Salah satu contohnya masuknya Angie menjadi anggota partai Demokrat. Karena anggota partai harus kristis dan cerdas terutama dalam menganalisis dunia perpolitikan. Wanita beauty adalah wanita yang berani menampilkan kecantikan di khayalak umum, dengan khas budaya barat yaitu bermake-up dan berbusana terbuka untuk menunjukkan keelokan tubuhnya. Termasuk didalamnya Angie yang menjadi Putri Indonesia, yang wajib tampil menarik dimanapun dia berada. Wanita behavior adalah wanita yang harus memiliki jiwa sosialitas tinggi, ramah dan sopan santun.

Itulah pandangan wanita cantik dengan standar 3B ( Brain,Beauty, dan Behavior). Tapi justru pandangan itulah yang akan membawa kaum wanita ke dalam jurang kehinaan. Hal ini terbukti seorang Angie yang sudah berstandar cantik 3B juga tidak bisa menahan nafsu dunia berupa kegemerlapnya dunia politik untuk korupsi. Karena terbawanya arus sistem yang mendukung untuk korupsi.

Dalam Islam, kecantikan wanita tidak hanya diukur dengan kecantikan secara lahiriyah, dengan standar 3B. Sebuah hadist menyatakan “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah” (HR Muslim). Betapa indahnya Islam memandang wanita sehingga diibaratkan perhiasan dunia. Tapi tidak semua wanita sebagai perhiasan dunia, tapi khusus wanita sholehah. Wanita sholehah itu adalah wanita yang menjalankan seluruh aktivitas kehidupan dengan standar hukum syara yang memiliki ketaqwaan tinggi semata-mata karena ridho Allah SWT. Wanita dikatakan memiliki brain tinggi tidak semata-mata mengejar materi dunia, tetapi mampu mengoptimalkan potensi akal untuk tidak memilih kenikmatan sesaat didunia. Mampu berfikir jangka panjang di akherat kelak yaitu tercapainya surga dengan selalu mengharap ridho Allah.

Sabda Rasulullah SAW ”Wanita adalah aurat”(HR Ibnu Hibban dalam Shahih Ibnu Hiban,dari jalur Ibnu Mas’ud). Wanita dikatakan beauty adalah wanita yang selalu menjaga auratnya yaitu memakai busana ketaqwaan sesuai dengan perintah  wajibnya memakai jilbab (baju lorong) TQS Al-Ahzab ayat 59 dan khimar (kerudung) TQS An-nuur ayat 31. Wanita dikatakan memiliki behavior tinggi tidak hanya tampak dari lahiriyah, tetapi wanita yang menjalankan aktivitas kehidupan sesuai dengan hukum syara.

Penerapan syariah untuk melindungi wanita tidak akan sempurna, tanpa diterapkan sistem yang menaungi dalam negara. Karena sistem inilah yang akan menjaga, melindungi dan membawa kemuliaan wanita. Menjaga wanita untuk tidak melakukan tindakan korupsi karena ada hukuman yang jelas dalam kasus korupsi. Sistem inilah yang akan membawa kemuliaan wanita tidak hanya di dunia tetapi di kehidupan kekal yaitu di akherat.

By : Maryam Tahrera

Pembelajarannya disini: https://www.facebook.com/groups/391394384227701/doc/402783309755475/

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: