//
you're reading...
DiNie Syzygium Oleina, Poem

Dik, Permata Keluarga

adik - belajar nulis
Adik-adikku,
Engkaulah permata keluarga
Pelangi setelah turunnya hujan
Bintang di malam hari
Rembulan yang datang tersipu malu
Dan matahari di siang hari yang memberikan cahaya pada seluruh dunia

Dik,
Kita tidak tahu kapan akan datangnya hari itu
Ketika Izrail datang atas perintah-Nya
Hari dimana nyawa berpisah dari badan
Apa yang telah kita persiapkan dik?

 

Dik,
Apakah kalian memikirkan itu?
Apakah kalian mengingat kematian?
Adanya siksaan kubur yang katanya sungguh menyakitkan
Apakah kita sanggup untuk menghadapinya?
Menghadapi hari pembalasan?

 

Dik,
sesungguhnya di dunia inilah kita mencari bekal untuk akhirat
Carilah amal baik sebanyak-banyaknya
Hidup di dunia ini hanyalah sebentar
Dunia hanya tempat persinggahan
Apa yang dicari di dunia? Apa yang dibanggakan?

 

Dik,
Ketika kita meninggal, ketika malaikat Izrail datang…
Semua harta benda tidak akan dibawa
Semua tinggal di dunia….
Tak ada seorang pun yang bisa menolong kita
Kecuali 3 perkara, ilmu yang bermanfaat, amal jariyah, dan doa anak yang sholeh
Hanya 3 ini yang kita bawa, dik…
Hanya amal ibadah kita yang baik yang akan bisa menolong….

 

Dik,
Hayuu kita taati Allah dan Rasul
Biar kita bisa bersama-sama di Syurga-Nya kelak….
I Love u, because of Allah…

 

Bogor, 9 Maret 2012

Pengen tahu komentar buat puisi ini? KLIK ==> Komunitas Belajar Nulis

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: